Tips Memerangi Kecanduan Gula

By | Februari 14, 2020
Disadari ataupun tidak, banyak insan modern yang kecanduan gula. Semakin banyaknya orang yang mengalami obesitas yaitu salah satu sinyal adanya problem kecanduan gula. Selain itu, banyak sekali produk-produk makanan dan minuman yang tidak berasa anggun tetapi mengandung gula tinggi ibarat roti tawar dan saus tomat. Ada pula yang dianggap sehat tetapi mengandung gula tinggi ibarat jus buah yang ditambah gula atau sayuran dengan saus anggun yang banyak ibarat pecel. Tubuh yang selalu dimasuki gula, semakin usang akan semakin tergantung dengan asupan gula. Hal ini harus dicegah sebab terlalu banyak gula menciptakan badan rentan terhadap diabetes dan banyak sekali problem kesehatan lainnya.
Detox gula dengan pemutusan asupan gula dikatakan sebagai salah satu cara efektif untuk menghentikan kecanduan gula. Menurut jago gizi, mengurangi asupan gula bertahap tidaklah efektif untuk menghentikan kecanduan gula. Namun, anda juga harus berhati-hati jikalau melaksanakan detox gula sebab proses pemutusan asupan gula yang ekstrim justru berbahaya bagi tubuh. Cara yang lebih baik yaitu melaksanakan detox gula dengan cara tersistem dan berkelanjutan tanpa memaksakan tubuh.
Detox gula dilakukan dengan memutus asupan gula selama tiga hari penuh dengan tidak memakan makanan anggun dan bergula tinggi, termasuk tidak memakan buah, nasi, makanan dari tepung, kentang, ubi, singkong, jagung, susu dan produk turunannya, dan sayuran bergula ibarat wortel dan kacang polong. Yang dapat dimakan yaitu sayuran, protein rendah lemak ibarat telur, ikan, dan daging tanpa lemak; kemudian ditambah dengan lemak baik ibarat kacang-kacangan.
Tiga hari pertama harus dilakukan dengan ketat, tetapi jikalau mencicipi imbas negatif yang tidak besar lengan berkuasa untuk ditahan, dapat ditambah asupan buah. Pada hari keempat, dimulai penambahan satu sajian buah, susu, dan juga sayuran bergula. Pada ahad kedua sudah dapat ditambahkan kembali satu sajian buah, susu, dan sayuran berkarbohidrat. Minggu ketiga sudah dapat menambahkan sajian karbohidrat berserat tinggi ibarat oat. Minggu keempat sudah dapat menambah sajian karbohidrat tinggi ibarat nasi dan roti. 
Setelah melewati 31 hari, akan terasa perbedaan kebiasaan makan. Kebiasaan ini harus dijaga dengan tetap mengatur konsumsi makanan sehat dan rendah gula. Namun, masih diperbolehkan untuk menikmati makanan anggun ibarat es krim dan camilan anggun sesekali.  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *