Tentang Pemilik Akb48 Dan Kedigdayaan Yoshinari Di Aks

By | Desember 4, 2019

AKB48 World Senbatsu Edisi “NHK Kouhaku Uta Gassen 2019” dan Olimpiade Tokyo 2020, bagaimana kedua hal itu seolah menciptakan pengalihan isu atas peringatan setahun semenjak perkara penyerangan terhadap anggota NGT48, Yamaguchi Maho yang sama sekali tak menghasilkan titik terang.

  • Penulis : Clemens Ranzevieno (shukanbunshun.com)
  • Editor : Fahreza Alatas

Yoshikawa Keiichi, kepala perwakilan dari forum Global Issues General Research Institute hingga menggelengkan kepalanya ketika menyidik skandal penyerangan terhadap Mahohon NGT48.

Ketika pengumuman disampaikan bahwa, AKB48 diundang untuk tampil di jadwal bergengsi NHK Kouhaku Uta Gassen dengan syarat mereka harus membawa seluruh grup saudari dari luar negeri.

Seolah menjadi angin segar, padahal detik-detik sebelum pengumuman disampaikan seluruh member dan staf merasa gugup, cemas, takut, apakah tahun ini menghentikan tradisi mereka tampil di NHK Kouhaku Uta-gassen sehabis bertahun-tahun diundang secara berturut-turut.

 bagaimana kedua hal itu seolah menciptakan pengalihan isu atas peringatan setahun semenjak perkara Tentang Pemilik AKB48 dan Kedigdayaan Yoshinari di AKS
Yoshinari Natsuko v Yasushi Akimoto

Kenapa mereka sanggup ragu tidak akan mendapat undangan?

Kasus NGT48 ialah jawabannya.

Pihak Yasushi Akimoto bergerak cepat. Dengan itu, orang sanggup merasakannya dengan kuat, ini sanggup pertanda menjadi kesempatan yang baik untuk memamerkan kekuatan band Jepang, secara terus terang.

Dengan lamtunan “Koi Suru Fortune Cookie Kouhaku World Senbatsu ‘WRD48’ Special “, bersama AKB48, AKS menyatukan semua jackpot yang mereka miliki dalam sister group dari 8 kota di negara Asia. Mereka ialah SGO48 (Saigon), DEL48 (Delhi), JKT48 (Jakarta), MNL48 (Manila), BNK48 (Bangkok), CGM48 (Chiang Mai), Team TP (Taipei), Team SH (Shanghai).

Delapan kota dimana idol group itu berada faktanya terletak di negara-negara yang dianggap penting baik dari segi politik, ekonomi, dan tentunya menurut sudut pandang pihak Jepang.

Meski sebenarnya, dugaan penulis, proyek AKB48 Sekai Senbatsu pada NHK Kohaku Uta Gassen bikin masyarakat awam bertanya-tanya apakah ke-delapan grup idola cabangnya AKB48 itu akan memainkan tugas penting di ajang olahraga terbesar dunia, Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo 2020 mendatang.

Titik permasalahannya ialah satu poin yang mungkin dinilai sanggup meredupkan kesempatan emas tersebut ada pada kontroversi dari serangkaian insiden penyerangan member NGT48, Yamaguchi Maho pada Desember 2018.

Saat itu, gadis yang kerap disapa Mahohon mengaku disergap, diserang dan diperlakukan tak senonoh oleh dua orang oknum penggemar pria, dugaannya tanggapan dari perkataan Mahohon blakblakan menyindir skandal Nakai Rika beberapa bulan sebelumnya.

Sehingga perkara tersebut menjadikan banyak sekali kritik pedas, kecaman dan seluruhnya terkonsentrasi pada respon atau tindakan tim direktur AKS, yang notabenenya berperan sebagai administrasi & seharusnya melindungi pihaknya yang menjadi korban.

Sederhananya dalam sudut pandang bisnis, perkara tersebut dirangkum sebagai konfrontasi sengit yang memuncak antara satu perempuan anggota band yang membongkar semua fakta kejadian dan sanggup dianggap menjadi skandal internal perusahaan AKS hingga menyeret nama presiden perusahaan yang memegang 100% saham, keluarga Yoshinari Natsuko.

Seperti yang diketahui, menjadi presiden AKS merupakan tujuan utama nyonya Yoshinari Natsuko, beliau pun hobi bermain saham, posisinya yang dipandang sebagai perempuan dengan keistimewaan tinggi atas kiprahnya menguasai perusahaan sebesar AKS, ditambah disposisi emosional pribadinya seolah membuatnya kerap menjadi pusat perhatian, kemana pun ia pergi, apa pun yang beliau lakukan.

Meskipun ini hanya dilema sementara, tidak sanggup dipungkiri bagaimana rasanya kontroversi ini memperburuk gambaran AKB48 Group secara keseluruhan, dan membuatnya sulit untuk mempertahankan beberapa hal, yaitu kepercayaan kepada konsumen mereka, khususnya penggemar, dan kualitas hiburan.

Seperti sanggup dikatakan bahwa, alasannya ialah perkara itu, menghipnotis kinerja grup di stasiun TV dan perusahaan rekaman yang mempekerjakan AKB48 Group, pengiklan, sponsor, dan agensi dunia entertainment yang ‘meminjamkan’ bakat emas mereka ke AKB48, belum lagi semua pihak lain yang memang mempunyai minat dan ketertarikan bekerja sama dengan AKS.

Contohnya sponsor NGT48, The Daishi Bank yang terpaksa menghapus semua foto, teks, video mengenai NGT48 dan menghentikan kontrak kerja sama hanya alasannya ialah tidak ingin disebut terlibat dalam skandal ini.

Ternyata menjadi situasi yang sangat menyedihkan, yang berakibat pada penurunan kepercayaan konsumen dan keuntungan perusahaan secara menyeluruh.

Muncul di banyak sekali judul berita, di antara orang-orang yang terseret, ada nama Yasushi Akimoto, yang beberapa tahun kemudian menjabat sebagai presiden AKS membeli semua saham perusahaan, dan telah menurunkan status dirinya kemudian hanya disubkontrakkan sebagai produser, sebagaimana beliau dikenal menjadi seorang produser musik.

Saat itu Akimoto Yasushi sendiri lah yang memastikan untuk mengirim Yamaguchi Maho dan membantunya bergabung ke NGT48 dalam situasi yang benar-benar baik dan membuatnya berhasil mendaftar ke agensi hiburan terkenal. Dengan kata lain, Mahohon merupakan salah satu member yang beruntung alasannya ialah bakatnya dipercaya Yasushi Akimoto langsung.

Apakah Aki-P membisu saja atas kejadian penyerangan Maho Yamaguchi?

Tidak.

Ada kerja sama antara Yasushi Akimoto dan beberapa pihak dari AKS, menggelar pertunjukan teater kelulusan Yamaguchi Maho yang diadakan pada Mei 2019, Aki-P berlanjut untuk membersihkan beberapa gambaran suram dari kejadian serangan itu.

Dengan melaksanakan hal itu, Yasushi Akimoto juga berhasil mendapat predikat “Seorang lelaki yang baik hati yang menyelamatkan seorang perempuan berbakat ketika menderita tanggapan tindakan kekuasaan yang gegabah di tangan temannya.”,

Setelah momen itu, semua pihak yang memanas terhadap kontroversi NGT ini juga perlahan mereda.

Kemudian, pada bulan September sebuah single gres AKB48 “Sustainable”, terungkap, yang katanya lagu tersebut menjadi best seller tahun ini dengan lebih dari 1.500.000 eksemplar terjual di Jepang. Dapat dikatakan bahwa, meskipun kontroversi NGT48 telah terjadi, syukurnya AKB48 yang masih berhasil mendapat penampilan mereka di Kouhaku menyelamatkan wajah 48 Family dari tahun kelam nan memalukan.

“Sustainable”, yang menjadi penjualan terbaik sendiri, sangat menyerupai dengan single “Koi Suru Fortune Cookie” dalam konteks latar belakangnya.

Dalam judul dan lirik, ada cara di mana dua lagu ini menyinggung skandal seputar anggota AKB48. Cara untuk menarik perhatian orang kepada pihak grup, dengan berani memamerkan gambaran anyir yang menyedihkan, itu ialah apa yang di Jepang dulu disebut “membuktikan keberanian orang lain”.

Apa pun masalahnya, Yasushi Akimoto sanggup dianggap sebagai jago dalam pengendalian krisis, seseorang yang sanggup mengubah kesulitan apa pun menjadi peluang bisnis. Dengan tangan profesional Aki-P di belakangnya, tampaknya untuk beberapa ketika kontroversi NGT48 hingga pada kesimpulannya.

Tapi kemudian, presiden AKS, si nyonya Yoshinari koar-koar lagi, beliau memulai somasi dan mencari ganti rugi terhadap dua orang yang bertanggung jawab atas kejadian penyerangan tersebut.

Dalam hal itu, melalui Internet ia mengumpulkan sebanyak mungkin kritik yang dilontarkan terhadap dirinya, dicurigai bahwa tujuan bersama-sama ialah untuk menurunkan gambaran Yamaguchi Maho. Sebagai akibatnya, itu ialah gambaran AKB48 Group sendiri yang, menyerupai sanggup dikatakan, akhirnya semakin terdegradasi.

Menurut penggalan dari laporan informasi Asahi Shimbun, CEO perusahaan startup tertentu, yang dianggap sebagai kenalan erat Yasushi Akimoto, mempertimbangkan untuk mengambil alih saham AKS, tetapi presiden perusahaan AKS, Yoshinari Natsuko tampaknya tidak tertarik untuk menjual perusahaannya (yaitu, saham yang beliau miliki sendiri).

Jika informasi itu benar, maka ini merupakan situasi yang sangat tidak menguntungkan bagi semua orang yang ingin terlibat dalam perluasan AKB48 di luar negeri, serta bisnis hiburan mereka di dalam Jepang, higienis pada waktunya untuk pembukaan Olimpiade Tokyo.

Mungkin juga sebagai akibatnya, untuk apa yang menyangkut NGT48 – sebagai pusat kontroversi – penghapusan jadwal TV, penghentian penjualan CD, penarikan iklan, hiatus menggelar pertunjukan teater, pemutusan kerjasama sponsor, dan penghapusan penampilan di acara-acara berskala besar kemudian terjadi satu demi satu.

Sementara itu, untuk gadis lain telah lulus dari NGT48 bersama dengan Yamaguchi Maho menandatangani kontrak di agensi barunya. Ada gejala yang memperlihatkan bahwa janji predikat dan status Duta Pariwisata dari pemerintah daerah Niigata dan sekitarnya yang disematkan pada NGT48, dan pekerjaan terkait lainnya akan dihentikan.

Singkatnya, NGT48 menjadi sasaran blokade embargo terhadap diri mereka sendiri.

Selain itu, ada juga sejumlah agensi hiburan besar lengan berkuasa yang bekerja sama dalam debut teater dari salah satu member yang meninggalkan NGT48 bersama Maho Yamaguchi.

Ini juga sanggup dipahami sebagai tekanan upaya menetralisir internal AKS, khususnya menyusun taktik mengembalikan pihak yang sebelumnya tertarik berinvestasi, bekerja sama dalam kepentingan yang telah disusun sebelumnya.

Namun demikian, bahkan sehabis dihadapkan dengan tindakan menyerupai itu, presiden AKS tetap bertahan dengan gugatannya.

Dan dengan itu, serangkaian kejadian yang agak tidak terang terjadi satu demi satu di sekitarnya. Sebagai contoh, ada foto-foto tertentu yang diserahkan ke gedung pengadilan oleh pihak terdakwa, dimaksudkan untuk memperlihatkan delusi bahwa masalahnya lebih pada Yamaguchi Maho sendiri, yang juga akhirnya bocor ke penggalan media hiburan.

Publik ingin pihak penegak aturan fokus menuntaskan perkara Yamaguchi Maho, bukan hanya terfokus pada somasi yang dilayangkan AKS terhadap dua orang pelaku dan dianggap sebagai pengalihan isu.

Percobaan Putar Balik Fakta

Media Sponichi membuatkan foto Shamekai ketika Mahohon dengan seorang laki-laki berfoto dan berpose jari tangannya memperlihatkan angka yang diketahui merupakan nomor ruangan Mahohon berada. Padahal event berfoto semua gaya 2-shot dilakukan atas undangan penggemar. Sponichi justru mengatakan, Maho Yamaguchi sengaja menyebarluaskan nomor kamarnya dalam foto itu.

 bagaimana kedua hal itu seolah menciptakan pengalihan isu atas peringatan setahun semenjak perkara Tentang Pemilik AKB48 dan Kedigdayaan Yoshinari di AKS

Menanggapi hal itu, Yamaguchi Maho harus menjelaskan, di Twitter, bagaimana foto-foto itu tidak mempunyai dapat dipercaya terhadapnya, bahwa apa yang bocor ialah materi percobaan, dan selain itu, ia mempunyai data audio yang memperlihatkan kesaksian perihal skandal besar yang melibatkan anggota NGT48 lainnya.

 bagaimana kedua hal itu seolah menciptakan pengalihan isu atas peringatan setahun semenjak perkara Tentang Pemilik AKB48 dan Kedigdayaan Yoshinari di AKS

Meskipun hanya sebagian, data audio yang berisi percakapan dengan para pelaku dan polisi tak usang sehabis beliau diserang, sudah dirilis di Internet oleh media terkemuka tertentu. Mendengarkannya, harus lebih dari niscaya bahwa tidak ada dilema di pihak Yamaguchi Maho.

Ada percobaan memutarbalikkan fakta yang diduga dilakukan pelaku, dalam hal ini member NGT48 yang jadi biang keladi kejadian kelam itu, bekerja sama dengan AKS dibantu media Sponichi memperburuk gambaran Yamaguchi Maho.

Dengan demikian, ada titik suram yang sedang terjadi, antara media yang selaras AKS, dan yang merugikannya. Tabloid membongkar rekaman audio dan membeberkan fakta yang sebenarnya, sementara Sponichi mencoba memutar balikkan fakta yang ada dengan membuatkan foto lawas kontroversial itu.

Kenapa Sponichi mendadak berubah jadi menjengkelkan? Setelah diusut ternyata segmen untuk edisi AKB Shinbun yang sebelumnya dikelola oleh media Nikkan Sport telah berpindah tangan serta dikontrak Sponichi.

AKB Shinbun inilah yang dikuasai pribadi oleh tim AKS untuk mempublikasikan segala macam bentuk pemberitaan mengenai AKB48 Group. Termasuk penyebaran foto Mahohon yang menggemparkan publik Jepang itu.

Selain itu, orang berpikir bahwa alasan pihak Yamaguchi Maho menyadari tujuan di balik kebocoran itu alasannya ialah beliau mendapat informasi dari pihak yang bermusuhan dengan presiden AKS, di antara karyawan AKS. Ternyata, ada orang yang mengambil tindakan dengan pedoman ingin mengembalikan AKS ke jalur yang benar.

Dalam kubu AKS sempat terjadi perselisihan internal dan terpecah dua kubu.

Pihak Yoshinari Natsuko enggan melakukannya, mereka tidak ingin jujur kalau AKS sedang acak-acakan ketika itu. Ia lebih menentukan cara lain yang lebih menguntungkan pihak dan bisnisnya, dengan bermain dan bertindak seolah menjadi korban (Playing-victim).

Stigma publik yang beranggapan bahwa AKS berada di tangan yang salah sedang ditutupi oleh Yoshinari Natsuko.

Sekarang, bila saja data audio kesaksian perihal skandal besar mengenai anggota NGT48 lainnya akhirnya dirilis dan disebarkan ke publik, kemungkinan bahwa presiden AKS, nyonya Yoshinari yang anggun tidak akan mempunyai pilihan selain untuk merasa malu, mengundurkan diri, dan pensiun.

Terlepas dari kenyataan bahwa kecurigaan kuat perihal keterlibatan dalam kejadian member lainnya, hanya terjadi dengan data audio yang sudah keluar, presiden AKS bakal terus membela pihaknya – menyerupai mempertanyakan bukti untuk alasan apa, ada beberapa teori yang mengambang di atasnya, buktinya tapi masih belum jelas, blahblahblah.

Andai saja skandal semacam itu akan menjadi fakta tertentu, perihal para member idol group yang telah dipertahankan oleh presiden AKS sejauh ini (Nakai Rika, Tano Ayaka, Yamada Noe, Kato Minami, Nishigata Marina, Ogino Yuka para anggota yang terlibat menyerang Mahohon), maka Yoshinari tidak sanggup melarikan diri dari ditanyai perihal kewajibannya sebagai presiden.

Mungkin alasannya ialah ini, bahwa pada proses somasi pada simpulan November 2018 lalu, tidak ada tindakan besar yang diambil. Dugaan mereka takut memprovokasi Yamaguchi Maho cukup kuat untuk mempublikasikan data audio yang dirilis ke khalayak umum.

Pada larut malam di hari yang sama dengan proses somasi ini, juga beredar postingan di Internet mengenai apa yang tampaknya menjadi penggalan dari pertengkaran hebat antara Yamaguchi Maho dan salah satu member NGT48 yang merupakan pihak pelaku pribadi dalam skandal penyerangan tersebut.

Itu mungkin hanya lawakan bagi sebagian orang, tetapi ada juga kemungkinan itu merupakan peringatan dini bahwa cepat atau lambat data audio dengan konten serupa akan disebar ke publik. Kemungkinan sudah diamankan di tangan orang-orang yang ingin perubahan dalam kubu AKS.

Seperti yang telah disebutkan secara sepintas di awal, perluasan ke beberapa negara Asia oleh AKB48 Group, dipertimbangkan dalam istilah politik, ekonomi dan sejenisnya, sangat berguna.

Namun, dengan menganggap bahwa AKS ingin terlibat setiap jadwal besar yang terkait dengan Olimpiade Tokyo sementara kontroversi NGT48 yang masih belum terselesaikan, sangat tidak diinginkan oleh banyak sekali pihak, baik sponsor, pemerintahan, hingga penyelenggara.

Jika banyak yang masih tidak percaya kepada AKS menyerupai itu, ditambah kecurigaan keruh menyerupai ini yang masih menempel di badan mereka, tampil dalam konser pembuka & epilog di Olimpiade Tokyo hanya mimpi belaka bagi 48 Group, bukan mustahil mereka akan dikritik oleh orang-orang di seluruh dunia bila tampil. Manajemen AKS perlu dikembalikan secepatnya ke jalur yang benar, setidaknya sebelum Olimpiade dimulai.

Kemerosotan ekonomi Jepang yang terlihat sejauh ini mempunyai latar belakang penyebab dari karakteristik pedoman perusahaan dianggap sebagai komunitas (perhatian besar diberikan pada minat dan sentimen manajer dan karyawan).

Sementara dalam kondisi menyerupai itu, bila administrasi AKS harus dikembalikan ke normal, maka kepentingan dan sentimen konsumen serta para pemangku kepentingan, menyerupai kawan bisnis, akan diperlakukan dengan sangat istimewa: itu akan dengan demikian, menjadi model yang sangat positif untuk proses konkretisasi menyerupai apa sebuah perusahaan sesuai dengan standar dunia masyarakat kapitalis seharusnya.

Singkatnya, bila AKB48, atau dengan sister group mereka di daerah Asia tampil bersama di Olimpiade Tokyo, itu akan memperlihatkan kesempatan kritikus melontarkan komentar pedas kepada Jepang secara keseluruhan, dan pada ketika yang sama juga meninggalkan warisan yang jelek untuk Olimpiade Tokyo 2020.

Mengingat bahwa, perkara Yamaguchi Maho sudah disorot media dunia mulai dari BBC, Billboard, FOX News Asia, Daily Mail, The Telegraph, CNN, New York Post, WSJ hingga Reuters.

Seperti yang pernah dikatakan oleh ekonom Galbraith: “Kekuatan diktatorial (monopoli modal, dll …) cenderung dipecah oleh oposisi mereka yang mempunyai kepentingan, dan sistem ekonomi dan politik yang mengatur diri sendiri secara liberal dan sanggup bangkit diatas kaki sendiri terwujud dalam tempat “, juga sanggup dikatakan sebagai representasi dari “Kekuatan Penyeimbang“.

Ini juga sanggup didefinisikan sebagai revolusi oleh tingkat atas dari dalam lembaga-lembaga kekuasaan. Itulah yang disebut “Pemulihan Era Reiwa“. Bukankah hal menyerupai itu penting dan sangat diharapkan untuk kelanjutan pengembangan Jepang?

Woodlands, Singapore
Desember 2019. Clemens Ranzevieno & Fahreza Alatas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *