Sebuah Puisi Kecil Untuk Temanku

By | Juni 22, 2011

Sebuah Puisi Kecil untuk Temanku

Kulihat pohon mawar
tumbuh dengan bunga yang berwarna merah
sedap dipandang mata, dan lezat dilihat.
bahkan kupu-kupu yang berwarna indah pun mendekat,
tak ketinggalan juga lebah madu pun datang

waktu terus berjalan tanpa kurasa
bunga itu pun tampak mulai mengembang
menciptakan mata setiap orang yang tiba ingin menatapnya
memetiknya dan ingin memilikinya

sebetulnya dalam hati kecilku
ingin ku petik bunga itu
tapi, apakah saya yang kotor ini
akan menambah indah bunga itu?
atau justru menciptakan bunga itu hilang keindahannya???
hatiku bimbang……

jiwaku bertarung dengan pikiran-pikiranku sendiri
bartarung tiada habisnya….
menyerupai para kesatria mempertahankan kerajaannya
lemas raga ini tatkala memikirkan sang bunga mawar itu
sampai ku birakan rasa sakit ini terus berada dalam hatiku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *