Saat Bangkit Tidur, Minum Air Hangat Atau Air Dingin??

By | Februari 14, 2020
Setiap orang yang berdiri tidur akan mencicipi dahaga. Seperti bintang pakaian dalam berikut. Setiap berdiri tidur, salah satu model pakaian dalam Victoria’s Secret, Lindsay Ellingson, menenggak air hangat. Hal ini beliau praktikkan usai berguru dari mahir teknik kesehatan India ayurveda. Katanya, badan lebih bisa menyerap air hangat dibanding air suhu lain. Benarkah menyerupai itu?

Perbincangan mengenai suhu sempurna ketika mengonsumsi air minum marak dalam waktu terakhir. Ada yang menyampaikan minum air hirau taacuh semoga terjadi lebih banyak pembakaran kalori, tapi ada juga yang menyampaikan air hangat.

Nah, berdasarkan mahir gizi klinis, Cassie Vanderwall, sebaiknya minum tidak terlalu jauh dari suhu badan kita.

“Saat menelan atau mengonsumsi sesuatu yang suhunya berbeda dari suhu badan ialah sekitar 37 derajat Celcius, badan harus bekerja lebih keras,” kata Vanderwall mengutip laman Today, Jumat (18/8/2017).

Ahli nutrisi Leslie Bonci pada orang yang mempunyai duduk perkara pencernaan minum air hangat bisa menciptakan nyaman perut dibanding air dingin. Namun, tak ada bukti berpengaruh minum air hangat menciptakan badan lebih gampang menyerapnya. Yang terpenting, kata Bonci, minum air secukupnya setiap hari.

Tentang minum air hirau taacuh bisa mengkremasi kalori, Bonci mengungkapkan pembakaran yang terjadi tidak signifikan. “Jika Anda minum air hirau taacuh satu gelas bisa mengkremasi delapan kalori. Berarti jikalau minum delapan gelas air hirau taacuh ada pembakaran 64 kalori. Itu jumlah yang kecil,” tutup Bonci.

Makara kesimpulannya kembali ke kebiasaan diri kita masing masing, yang niscaya perbanyaklah minum air putih dalam sehari-hari. Salam kesehatan tubuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *