Peretas (Hacker)

By | Mei 10, 2012
Sebelum kita berbicara banyak ihwal teknologi khusunya komputer dan sekitarnya. Ada baiknya kita sedikit membahas ihwal orang-orang yang sudah master dibidang teknologi yang bisa membuat tips dan trick yang cukup mengesankan. Siapa lagi kalau bukan Hacker.

Berikut klarifikasi ihwal hacker atau yang sering disebut dengan peretas, artikel ini saya diambil dari wikipedia tujuannya semoga tidak salah dalam persepsi kita nantinya (kan ada orang yang masih belum bisa membedakan hacker dengan blogger. hahahaha….) so.. pribadi saja berikut artikelnya :

Peretas yang sering digambarkan sebagai seorang yang misterius
Peretas (Inggris: hacker) yaitu orang yang mempelajari, menganalisa, dan selanjutnya bila menginginkan, bisa membuat, memodifikasi, atau bahkan mengeksploitasi sistem yang terdapat di sebuah perangkat menyerupai perangkat lunak komputer dan perangkat keras komputer menyerupai acara komputer, manajemen dan hal-hal lainnya , terutama keamanan.

Sejarah

Terminologi peretas muncul pada awal tahun 1960-an diantara para anggota organisasi mahasiswa Tech Model Railroad Club di Laboratorium Kecerdasan Artifisial Massachusetts Institute of Technology (MIT). Kelompok mahasiswa tersebut merupakan salah satu perintis perkembangan teknologi komputer dan mereka berkutat dengan sejumlah komputer mainframe. Kata bahasa Inggris “hacker” pertama kalinya muncul dengan arti positif untuk menyebut seorang anggota yang mempunyai keahlian dalam bidang komputer dan bisa membuat acara komputer yang lebih baik daripada yang telah dirancang bersama.

Kemudian pada tahun 1983, istilah hacker mulai berkonotasi negatif. Pasalnya, pada tahun tersebut untuk pertama kalinya FBI menangkap kelompok kriminal komputer The 414s yang berbasis di Milwaukee, Amerika Serikat. 414 merupakan arahan area lokal mereka. Kelompok yang kemudian disebut hacker tersebut dinyatakan bersalah atas pembobolan 60 buah komputer, dari komputer milik Pusat Kanker Memorial Sloan-Kettering sampai komputer milik Laboratorium Nasional Los Alamos. Satu dari pelaku tersebut mendapat kekebalan sebab testimonialnya, sedangkan 5 pelaku lainnya mendapat eksekusi masa percobaan.

Kemudian pada perkembangan selanjutnya muncul kelompok lain yang menyebut-nyebut diri sebagai peretas, padahal bukan. Mereka ini (terutama para laki-laki dewasa) yang mendapat kepuasan lewat membobol komputer dan mengakali telepon (phreaking). Peretas sejati menyebut orang-orang ini cracker dan tidak suka bergaul dengan mereka. Peretas sejati memandang cracker sebagai orang malas, tidak bertanggung jawab, dan tidak terlalu cerdas. Peretas sejati tidak oke kalau dikatakan bahwa dengan menerobos keamanan seseorang telah menjadi peretas.

Para peretas mengadakan pertemuan tahunan, yaitu setiap pertengahan bulan Juli di Las Vegas. Ajang pertemuan peretas terbesar di dunia tersebut dinamakan Def Con. Acara Def Con tersebut lebih kepada ajang pertukaran gosip dan teknologi yang berkaitan dengan kegiatan peretasan.

Peretas mempunyai konotasi negatif sebab kesalahpahaman masyarakat akan perbedaan istilah ihwal hacker dan cracker. Banyak orang memahami bahwa peretaslah yang menjadikan kerugian pihak tertentu menyerupai mengubah tampilan suatu situs web (defacing), menyisipkan kode-kode virus, dan lain-lain, padahal mereka yaitu cracker. Cracker-lah memakai celah-celah keamanan yang belum diperbaiki oleh pembuat perangkat lunak (bug) untuk menyusup dan merusak suatu sistem. Atas alasan ini biasanya para peretas dipahami dibagi menjadi dua golongan: White Hat Hackers, yakni hacker yang bersama-sama dan cracker yang sering disebut dengan istilah Black Hat Hackers.

White hat hacker
yaitu istilah teknologi gosip dalam bahasa Inggris yang mengacu kepada peretas yang secara etis mengatakan suatu kelemahan dalam sebuah sistem komputer. White hat secara umum lebih memfokuskan aksinya kepada bagaimana melindungi sebuah sistem, dimana bertentangan dengan black hat yang lebih memfokuskan aksinya kepada bagaimana menerobos sistem tersebut.

Black hat hacker
yaitu istilah teknologi gosip dalam bahasa Inggris yang mengacu kepada peretas yaitu mereka yang menerobos keamanan sistem komputer tanpa ijin, umumnya dengan maksud untuk mengakses komputer-komputer yang terkoneksi ke jaringan tersebut. Istilah cracker diajukan oleh Richard Stallman untuk mengacu kepada peretas dalam arti ini.

Manifesto Hacker
Ini yaitu dunia kami sekarang, dunianya elektron dan switch, keindahan sebuah baud. Kami mendayagunakan sebuah system yang telah ada tanpa membayar, yang bisa jadi biaya tersebut sangatlah murah kalau tidak dijalankan dengan nafsu tamak mencari keuntungan, dan kalian sebut kami kriminal. Kami menjelajah, dan kalian sebut kami kriminal. Kami mengejar pengetahuan, dan kalian sebut kami kriminal. Kami hadir tanpa perbedaan warna kulit, kebangsaan, ataupun prasangka keagamaan, dan kalian sebut kami kriminal. Kalian membuat bom atom, kalian mengejar peperangan, kalian membunuh, berlaku curang, membohongi kami dan mencoba menyakinkan kami bahwa semua itu demi kebaikan kami, tetap saja kami yang disebut kriminal. Ya, saya memang kriminal. Kejahatanku yaitu rasa keingintahuanku. Kejahatanku yaitu menilai orang lain dari apa yang mereka katakan dan pikirkan, bukan pada penampilan mereka. Kejahatanku yaitu menjadi lebih cendekia dari kalian, sesuatu yang tak kalian maafkan. Aku memang seorang hacker, dan inilah manifesto saya. Kalian bisa saja menghentikanku, tetapi kalian tak mungkin menghentikan kami semua. Bagaimanapun juga, kami semua senasib seperjuangan.

Sumber : id.wikipedia.org/wiki/Peretas

Nahhh…. Sekarang tahu kan? Hacker itu yang kaya apa?
kalau blogger itu yaaa…. yang kaya empunya web ini dah….. beda jurusan… berguru pemprogramannya pun beda. kebanyakan yang kaya saya lebih lari ke SEO. Tujuannya? semoga kita bisa tampil dihalaman pertama dimesin pencari.

sekian….

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *