Pengertian Dan Tujuan Bimbingan Konseling

By | Mei 10, 2012
merupakan suatu upaya yang dilakukan untuk membantu individu mencapai perkembangan yang op Pengertian dan Tujuan Bimbingan Konseling
Bimbingan konseling

Pengertian Bimbingan Dan Konseling

Bimbingan merupakan suatu upaya yang dilakukan untuk membantu individu mencapai perkembangan yang optimal. Menurut Supriyadi (2004 : 207), bimbingan ialah proses proteksi yang di berikan oleh konselor/ pembimbing kepada klien biar klien dapat: (1) memahami dirinya, (2) mengarahkan dirinya, (3) memecahkan masalah-masalah yang di hadapinya, (4) beradaptasi dengan lingkungannya (keluarga, sekolah, masyarakat), (5) mengambil manfaat dari peluang-peluang yang dimilikinya dalam rangka menyebarkan diri sesuai dengan potensi-potensinya, sehingga berguba bagi dirinya dan masyarakatnya.
Konseling  adalah upaya membantu individu melalui proses interaksi yang bersifat langsung antara konselor dan konseli biar konseli bisa memahami diri dan lingkungannya, bisa menciptakan keputusan dan memilih tujuan berdasarkan nilai yang diyakininya sehingga konseli merasa senang dan efektif perilakunya
Persamaan Dan Perbedaan Antara Bimbingan Dan Konseling
Persamaan antara bimbingan dan konseling
Persamaan antara bimbingan terletak pada tujuan yang hendak dicapai yaitu sama-sama diterapkan dalam kegiatan persekolahan, sama-sama berusaha untuk memandirikan individu, dan sama-sama mengikuti norma-norma yang berlaku di lingkungan masyarakat kawasan kedua kegiatan itu diselenggarakan.

Perbedaan antara bimbingan dan konseling
Terletak pada segi isi kegiatan dan tenaga yang menyelenggarakan.
Dari segi isi, bimbingan lebih banyak bersangkut paut dengan perjuangan pemberian warta dan kegiatan pengumpulan data perihal siswa dan lebih menekankan pada fungsi pencegahan. Sedangkan konseling merupakan proteksi yang dilakukan dalam pertemuan tatap muka antara dua orang insan yaitu antara konselor dan klien.
Ditinjau dari segi tenaga, bimbingan sanggup dilakukan oleh orangtua, guru, wali kelas, kepala sekolah dan orang cukup umur lainnya. Namun, konseling hanya sanggup dilakukan oleh tenaga-tenaga yang telah terdidik dan terlatih. Dengan kata lain, konseling merupakan bentuk khusus bimbingan yaitu layanan yang diberikan oleh konselor kepada klien sacara individu.
Tujuan Bimbingan Dan Konseling
Tujuan konseling berdasarkan Shertzer dan Stone (1980: 82-88) yaitu:
  1. Boy dan Pine (Depdikbud, 1983: 14) menyatakan, bahwa tujuan konseling ialah membantu siswa menjadi lebih matang dan lebih mengatualisasikan dirinya, membantu siswa maju dengan cara yang positif, membantu dalam sosialisasi siswa dengan memanfaatkan sumber-sumber dan potensinya sendiri.
  2. Memelihara dan mencapai kesehatan mental yang positif.
  3. Penyelesaian masalah.
  4. Mencapai keefektifan pribadi.
  5. Mendorong individu bisa mengambil keputusan yang penting bagi dirinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *