Nilai-Nilai Pancasila Dalam Kehidupan Sehari-Hari

By | Agustus 29, 2017
Penerapan sila pancasila dalam kehidupan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari
Nilai yang terkandung dalam pancasila 
Garuda Pancasila, Akulah Pendukungmu, Patriot Proklamasi, Setia Berkorban Untukmu
Sebuah cuilan lirik Lagu Wajib yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. Siapa penciptanya? Ya.. Betul, Sudharnoto. (kalau salah dikoreksi saja dikolom komentar)
Sebuah pertanyaan yang menarik kalau ditanyakan kepada bawah umur sekolah yakni “Mengapa kita harus menjadi pendukung Pancasila?”. Terlepas dari panjang dongeng wacana sejarah perumusan pancasila (kita link untuk membuka artikel tersebut). Pancasila merupakan nilai-nilai luhur yang tumbuh dan hidup dari budaya bangsa Indonesia. Oleh alasannya yakni itu kita harus mendukungnya sebagai dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Agar lebih terang lagi mari kita bahas beberapa nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, yang harus kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai sila pancasila kalau diterapkan dalam kehidupan sehari-hari tentunya sanggup membuat bangsa Indonesia sanggup menjadi bangsa yang benar dan bangsa yang hebat. Sehingga sanggup membuat sebuah keadilan sosial, dan kesejahteraan. Sehingga sangat nyaman untuk ditinggali.
Berikut yakni nilai-nilai yang terkandung dalam sila-sila pancasila :
Sila Pertama : Ketuhanan Yang Maha Esa
Mengandung nilai-nilai yang berkaitan dengan nilai religius (Keagamaan). Nilai-nilainya sebagai berikut :
  1. Meyakini adanya Tuhan Yang Maha Esa, beserta seluruh sifat-sifat-Nya.
  2. Harus mempunyai agama atau mempunyai kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
  3. Menjalankan ibadah sebagai wujud ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  4. Harus saling menghormati antar sesama pemeluk agama lain.
  5. Tidak mengganggu umat agama lain dikala beribadah.
Sila Kedua : Kemanusiaan yang adil dan beradab
Mengandung nilai-nilai yang berkaitan dengan kemanusiaan, keadilan sesama insan dan memberikan tingkah laris yang baik. Nilai-nilainya sebagai berikut :
  1. Menghormati Hak Asasi Manusia (HAM).
  2. Bersikap adil terhadap sesama manusia.
  3. Mempunyai perilaku empati terhadap orang lain.
  4. Saling tolong menolong kalau ada sebuah peristiwa alam atau dalam bermasyarakat.
  5. Menghargai Hak dan Kewajiban orang lain.

Sila Ketiga: Persatuan Indonesia
Mengandung nilai-nilai yang berkaitan persatuan bangsa Indonesia. Nilai-nilainya sebagai berikut :
  1. Memiliki semangat Bhinneka Tunggal Ika.
  2. Mengutamakan kepentingan bangsa dan negara diatas kepentingan sendiri atau golongan.
  3. Bangga menjadi bangsa Indonesia dan menyayangi tanah air Indonesia.
  4. Mengakui kekayaan dan keragaman bangsa Indonesia.
  5. Mempunyai semangat yang terang dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Sila Keempat : Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kecerdikan dalam Permusyawaratan perwakilan
Mengandung nilai-nilai yang berkaitan dengan budaya bermusyawarah dalam menuntaskan sebuah masalah. Nilai-nilainya sebagai berikut :
  1. Selalu menjunjung tinggi nilai kekeluargaan
  2. Mengutamakan musyawarah mufakat dalam menuntaskan duduk kasus dan pengambilan keputusan
  3. Menunjukkan bahwa Kedaulatan Negara Indonesia berada ditangan rakyat
  4. Menegaskan bahwa setiap warga negara Indonesia mempunyai hak dan kewajiban yang sama di mata hukum.
  5. Membuktikan bahwa di negara Indonesia mempunyai kebebasan dalam memberikan pendapat (bukan, bebas sebebas-bebasnya tetapi, sesuai dengan norma-norma).

Sila Kelima : Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Mengandung nilai-nilai yang berkaitan dengan keadilan sosial. Nilai-nilainya sebagai berikut :
  1. Menghormati hak orang lain.
  2. Membantu kalau ada yang mengalami kesusahan.
  3. Menghargai orang lain tanpa memandang kekayaan atau jabatan.
  4. Senantiasa bersikap adil dalam mengambil keputusan.
  5. Menunaikan kewajiban yang berkaitan dengan upaya menyejahterakan masyarakat. (misal : Taat dalam membayar pajak, gemar bersedekah, dll)
Butir Pengamalan Pancasila Berdasarkan ketetapan MPR no. I/MPR/2003
Sila Pertama

  1. Bangsa Indonesia menyatakan kepercayaannya dan ketakwaannya terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
  2. Manusia Indonesia percaya dan takwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing berdasarkan dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.
  3. Mengembangkan perilaku hormat menghormati dan bekerja sama antara pemeluk agama dengan penganut kepercayaan yang berbeda-beda terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
  4. Membina kerukunan hidup di antara sesama umat beragama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
  5. Agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa yakni duduk kasus yang menyangkut hubungan pribadi insan dengan Tuhan Yang Maha Esa.
  6. Mengembangkan perilaku saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing.
  7. Tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa kepada orang lain.

Sila Kedua

  1. Mengakui dan memperlakukan insan sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa.
  2. Mengakui persamaan derajat, persamaan hak, dan kewajiban asasi setiap manusia, tanpa membeda-bedakan suku, keturunan, agama, kepercayaan, jenis kelamin, kedudukan sosial, warna kulit dan sebagainya.
  3. Mengembangkan perilaku saling menyayangi sesama manusia.
  4. Mengembangkan perilaku saling empati dan tepa selira.
  5. Mengembangkan perilaku tidak semena-mena terhadap orang lain.
  6. Menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
  7. Gemar melaksanakan acara kemanusiaan.
  8. Berani membela kebenaran dan keadilan.
  9. Bangsa Indonesia merasa dirinya sebagai bab dari seluruh umat manusia.
  10. Mengembangkan perilaku hormat menghormati dan bekerja sama dengan bangsa lain.

Sila Ketiga

  1. Mampu menempatkan persatuan, kesatuan, serta kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara sebagai kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan.
  2. Sanggup dan rela berkorban untuk kepentingan negara dan bangsa apabila diperlukan.
  3. Mengembangkan rasa cinta kepada tanah air dan bangsa.
  4. Mengembangkan rasa pujian berkebangsaan dan bertanah air Indonesia.
  5. Memelihara ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.
  6. Mengembangkan persatuan Indonesia atas dasar Bhinneka Tunggal Ika.
  7. Memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa.

Sila Keempat

  1. Sebagai warga negara dan warga masyarakat, setiap insan Indonesia mempunyai kedudukan, hak, dan kewajiban yang sama.
  2. Tidak boleh memaksakan kehendak kepada orang lain.
  3. Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama.
  4. Musyawarah untuk mencapai mufakat diliputi oleh semangat kekeluargaan.
  5. Menghormati dan menjunjung tinggi setiap keputusan yang dicapai sebagai hasil musyawarah.
  6. Dengan iktikad baik dan rasa tanggung jawab mendapatkan dan melaksanakan hasil keputusan musyawarah.
  7. Di dalam musyawarah diutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan.
  8. Musyawarah dilakukan dengan nalar sehat dan sesuai dengan hati nurani yang luhur.
  9. Keputusan yang diambil harus sanggup dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia, nilai-nilai kebenaran dan keadilan mengutamakan persatuan dan kesatuan demi kepentingan bersama.
  10. Memberikan kepercayaan kepada wakil-wakil yang dipercayai untuk melaksanakan permusyawaratan.

Sila Kelima

  1. Mengembangkan perbuatan yang luhur, yang mencerminkan perilaku dan suasana kekeluargaan dan kegotongroyongan.
  2. Mengembangkan perilaku adil terhadap sesama.
  3. Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban.
  4. Menghormati hak orang lain.
  5. Suka memberi pemberian kepada orang lain supaya sanggup bangun sendiri.
  6. Tidak memakai hak milik untuk usaha-usaha yang bersifat pemerasan terhadap orang lain.
  7. Tidak memakai hak milik untuk hal-hal yang bersifat pemborosan dan gaya hidup mewah.
  8. Tidak memakai hak milik untuk bertentangan dengan atau merugikan kepentingan umum.
  9. Suka bekerja keras.
  10. Suka menghargai hasil karya orang lain yang bermanfaat bagi kemajuan dan kesejahteraan bersama.
  11. Suka melaksanakan acara dalam rangka mewujudkan kemajuan yang merata dan berkeadilan sosial.
Kesimpulan

Berdasarkan uraian sila-sila Pancasila diatas tentu kita akan eksklusif menjadi tersadarkan bahwa Pancasila sebagai dasar negara kita dan pandangan hidup bangsa Indonesia. Ternyata mempunyai nilai-nilai luhur yang patut untuk kita dukung serperti cuilan lagu Garuda Pancasila diatas. Supaya sanggup membuat bangsa Indonesia yang bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Seperti pada pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.

Sekian.


===Daftar Pustaka===

  • Widihastuti, Setiati, dan Rahayuningsih, Fajar. 2008. Pendidikan Kewarganegaraan : SD/MI kelas VI. Jakarta : BSE
  • Wikipedia. Pancasila. Tersedia Online : Diakses 13-11-2017 Jam 13.00 WIB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *