Mengenal Macam Model Pewarnaan Rgb Cymk Pms Dan Hex

By | Januari 4, 2018
 Warna dalam kehidupan kita merupakan hal yang sangat dan paling sering tuk ditemui Mengenal Macam Model Pewarnaan RGB CYMK PMS dan Hex
Kode warna RGB CYMK PMS HEX HSV HSI
Warna dalam kehidupan kita merupakan hal yang sangat dan paling sering tuk ditemui. Apakah itu warna? Warna yakni kesan yang diperoleh mata dari pantulan cahaya yang diuraikan oleh suatu benda. Lalu, Apa saja model pewarnaan yang banyak orang kenal? Model pewarnaan ada majemuk mulai dari RGB CYMK PMS dan Hex.
Untuk lebih membuat lebih kompleks pembahasan kita, kami akan mengurai pembahasan menjadi sebuah artikel tematik perihal warna yang akan kita urai menjadi beberapa artikel.

Model Pewarnaan : Pengantar Singkat
Jika diartikan secara bebas intinya model warna pada yakni seperangkat angka (dan huruf) yang dipakai untuk membuat warna yang diinginkan. Pemilihan model warna menurut pada penggunaannya. Sebab, penggunaan dari tiap-tiap perangkat mempunyai model warna yang berbeda. Artikel semogaawet.com kali ini akan membagikan kepada anda perihal model warna, kapan dipakai dan klarifikasi secara singkat yang mungkin sanggup membantu anda dalam memahami dari banyak sekali model warna yang ada.

Model Warna RGB (RED, GREEN, BLUE)
Red, green, blue atau Merah, Hijau, Biru (Selanjutnya disebut RGB) yakni salah satu jenis pewarnaan yang dipakai pada Monitor Komputer, Televisi, Layar Smartphone / Tablet dan perangkat lainnya. Penggunaan RGB terbaik yakni untuk unduhan PDF berkualitas tinggi, pengembangan aplikasi, dan apapun yang akan terlihat eksklusif (warnanya) di layar komputer atau perangkat.
RGB menjadi instruksi (model) pewarnaan yang paling sempurna penggunaannya kalau ingin kesannya ditampilkan eksklusif pada sebuah perangkat. Oleh lantaran itu, kalau Anda mengekspor file vector kedalam file Bitmap. Anda akan menemukan opsi RGB dan kalau nanti di ekspor akan menghasilkan file dengan ukuran lebih kecil dibanding dengan model Cyan, Magenta, Yellow, and Black (K) yang dekat disapa CYMK. (Akan kita bahas sehabis RGB). Karena fungsi dari RGB yakni untuk penampilan warna pada layar sebuah perangkat.

RGB lebih kecil ukuran filenya dari CYMK, lantaran kalau file RGB mempunyai ukuran besar maka proses tunggun(loading) sebuah perangkat akan menjadi lama

RGB Merupakan Metode penciptaan warna dengan cara aditif, artinya Anda menambah dan atau mencampurkan warna dengan cara menambah atau mengurangi jumlah kombinasi antara warna Merah, Hijau dan Biru. Cara membaca RGB sangat gampang , RGB di simbolkan dengan RGB (Tingkat warna merah, Tingkat Warna Hijau, Tingkat Warna Biru). Dengan tingkat minimal warna 0 dan tingkat maksimal 255.
RGB (0, 0, 0) akan menghasilkan warna putih (tidak ada campuran). RGB (255, 255, 255) akan menghasilkan warna hitam. Contoh sebuah Kotak mempunyai warna RGB (191, 0, 255) Atinya warna merah (Red) mempunyai kandungan 23 tingkat, warna Hijau (Green) mempunyai kandungan warna hijau 0 (kosong), dan warna biru 255 (maksimal) tingkatan. Dari kombinasi tersebut akan menghasilkan warna output WARNA UNGU. Kombinasi warna RGB ini akan menghasilkan 16.581.375 jenis warna yang berbeda. Dasar penghitungannya yakni 255 x 255 x 255 = 16.581.375.
Model Warna CYMK (Cyan, Magenta, Yellow, and Black (K))
CYMK yakni warna yang dipakai dalam industri printing, cetak mencetak konten. Warna CYMK juga sanggup dimanfaatkan kalau Anda mengupload file ibarat kartu nama atau seruan yang akan dicetak, uploadlah file-file itu dengan format CMYK. Penggunaan warna CYMK dalam mengekspor hasil desain yang kita buat akan mempermudah kita dalam melihat preview hasil desain kita ketika dicetak.
Mengapa mencetak desain, foto dan banner harus memakai hasil ekspor CYMK?
Jawabannya yakni lantaran perangkat yang kita gunakan untuk mendesain menampilkan warna secara RGB. Hal ini sanggup saja menghasilkan sebuah perubahan (miss) warna ketika hasil dicetak. Namun, Jika kita dari awal memakai warna CYMK kesalahan penampilan pada hasil cetak sanggup di minimalisir. Itulah pentingnya Anda membaca artikel ini hingga habis.

Penting : Upload lah file yang akan dicetak memakai format CYMK, lantaran warna CYMK yang dipakai dalam industri cetak mencetak

Warna CYMK mempunyai karakteristik tingkat ketajaman warna yang lebih tinggi daripada RGB dan lebih kompleks dalam menampilkan warna. Sehingga hasil file yang memakai CYMK akan lebih tinggi dari hasil file yang memakai RGB. Jika anda punya alat pencetak dirumah (printer rumahan) anda akan menemukan komposisi 3 warna dari Catridge Printer yang anda miliki. Itulah Warna CYMK. Warna CYMK dipakai dalam dunia percetakan, cetak kertas, cetak foto, cetak banner, dll. Kalau anda menemukan lebih dari 4 warna tersebut dipastikan warna lainnya merupakan warna penguraian dari warna dasarnya.
Di masyarakat, Warna cyan (biasanya orang salah menyebut dengan warna biru), dan Magenta (banyak yang salah juga menyebutnya dengan warna merah) padahal sejatinya warna-warna tersebut tidak sama. Cyan dengan warna biru (Blue) tidak sama, Magenta dengan warna merah (Red) juga tidak sama hanya saja orang awam niscaya akan mengalami kebingungan.

CYMK Memiliki nilai yang sama dengan RGB yaitu dimulai dari 0 (nol) dan diakhiri dengan 255. Yang membedakan yakni urutan bilangannya yaitu dengan urutan CYMK (warna cyan, kuning, magenta, black). Misalkan : CYMK (25, 100, 0, 0) akan mendiskripsikan (baca : menghasilkan) warna ungu. Kombinasi dari pewarnaan CYMK akan menghasilkan 4.228.250.625 warna yang berbeda. Dasar penghitungannya 255 x 255 x 255 x 255 = 4.228.250.625. Lebih banyak dari RGB.

 Warna dalam kehidupan kita merupakan hal yang sangat dan paling sering tuk ditemui Mengenal Macam Model Pewarnaan RGB CYMK PMS dan Hex
Gradasi pada pewarnaan HEX

Baca Juga : Grafik gradasi warna HEX

Model Warna  HEX atau HEXadecimal

Kode warna HEX dipakai dalam mendesain sebuah halaman web. Jika anda seorang Programmer web atau seorang yang hobi codding tentu tidak akan gila dengan pewarnaan jenis ini. HEX dipakai dalam bidang pemrograman. Walaupun selain dari pemrograman sanggup juga memakai pewarnaan HEX. Model warna ini mempunyai ciri yaitu dengan adanya tanda # (kres) pada awal instruksi warna (jumlahnya ada 6 digit angka, dan atau kalau dikombinasikan pakai abjad dari a hingga f). Bila Anda diminta memberi instruksi warna untuk Tema font, latar belakang,border,  logo, atau lainnya yang berkaitan dengan web dan blog. Anda kebanyakan akan diminta untuk memasukkan instruksi warna memakai HEX. Oleh lantaran itu, browser dirancang untuk membaca instruksi HEX, Sehingga pengembang web akan banyak menggunakan HEX dan bukan RGB ketika menyusun web.

HEX, atau heksadesimal yakni penguraian warna berbasis karakter numerik dari nomor RGB. nomor yang di maksud yakni nomor 0 hingga 10. sistem heksadesimal berada dalam satuan 16 : 0-9, A-F. Masing-masing dari tiga nomor RGB diubah memakai matematika dari angka 3 digit menjadi kombinasi alfanumerik 2 digit. Saya yakinkan kepada anda bahwa aku sendiri tidak pernah menghitunga hingga serumit itu hanya untuk menghasilkan warna, Sebab dengan kemajuan teknologi kita sanggup menghasilkan warna yang sesuai keingin kita namun dengan alat yang lebih sederhana (nanti akan kita bahas di artikel ke dua). Tetapi, aku yakin bagi yang bekerja di bidang web akan berkaitan dengan Pemrograman akan benar-benar membutuhkan instruksi warna HEX tersebut.

Contah pewarnaan Hex yakni #fff atau #ffffff. Bisa dituliskan memakai tiga digit angga atau empat digit angka. Jika memakai tiga digit angka maka penjabarannya yakni digit pertama tingkat warna merah, digit kedua tingkat warna hijau dan digit ketiga yakni tingkat warna biru. Jika memakai enam digit angka maka yang 1 dan 2 yakni merah, 3 dan 4 yakni hijau serta 5 dan 6 yakni biru. Makara anda sanggup mengisi instruksi HEX dengan 3 atau 6 digit angka dan atau dikombinasikan dengan huruf

 Warna dalam kehidupan kita merupakan hal yang sangat dan paling sering tuk ditemui Mengenal Macam Model Pewarnaan RGB CYMK PMS dan Hex
Contoh Pewarnaan Pantone

PMS (The Pantone Matching System)

Pantone yakni sebuah perusahaan di Amerika Serikat yang membuat sistem pewarnaan Pantone Matching yang telah mempunyai hak paten bermarkas besar di Carlstadt, New Jersey. Mulai menjadi perusahaan percetakan komersial pada 1950an.

The Pantone Matching System (PMS) dipakai oleh printer dan perancang, untuk memastikan warna standar di seluruh lembar kerjanya. Jika Anda pernah mencetak foto di komputer rumah Anda dan anda bandingkan dengan mencetak foto di daerah khusus pencetakan foto. Kemungkinan besar Anda akan melihat setidaknya ada sedikit perbedaan. Di industri percetakan, terutama dalam sekala besar atau disaat warna menjadi objek utamanya, menjadi sangat penting untuk menghasilkan warna yang sama. Di sini  warna Pantone akan bekerja sebagai standardisasi dan pencocokan warna. Bagi seorang perancang ia akan memastikan bahwa printer yang ia gunakan menghasilkan warna sempurna sepert ibarat yang di inginkannya. Selain itu, fungsi lain dari warna Pantone juga sanggup dipakai sebagai alat konfirmasi kalau anda mencari barang yang memerlukan kesesuaian warna.

HSV (Hue, Saturation, Value) dan
HSL (Hue, Saturation, Lightness)

HSL (Hue, Saturation, Lightness) dan HSV (Hue, Saturation, Value) yakni dua representasi alternatif dari model warna RGB, yang dirancang pada tahun 1970 oleh periset grafis komputer. Model HSV, pertama kali diperkenalkan oleh A.R Smith pada tahun 1978, yang ditunjukkan pada gambar diatas. Silakan dicermati bagaimana teman-teman menafsirkan.

Model HSV dirancang semoga warna sanggup ditampilkan sanggup ibarat mirip warna pada pandangan insan dan yang sanggup mencicipi atribut pembuatan warna. Dalam model ini, masing-masing warna disusun dalam irisan radial (seperti kerucut), dengan di sekitar sumbu tengah meruapakan warna netral yang berkisar dari hitam di pecahan bawah hingga putih di pecahan atas.

 Warna dalam kehidupan kita merupakan hal yang sangat dan paling sering tuk ditemui Mengenal Macam Model Pewarnaan RGB CYMK PMS dan Hex
Tabel Kurva HSL dan HSV

Melalui model gambar diatas, kita tahu bahwa HSV mempunyai 3 karakteristik pokok, yaitu Hue, Saturation dan Value.
Hue : menjabarkan warna asli, misalnya merah, unggu, dan kuning. Selain itu, dipakai menentukan warna kecendrungan ibarat kemerahan (redness), kehijauan (greeness), dsb.
Saturation : sering disebut juga dengan kroma, yakni kemurnian atau kekuatan warna.
Value : kecerahan dari warna. Nilainya berkisar antara 0-100 %. Apabila nilainya 0 maka warnanya akan menjadi hitam, semakin besar persentase nilainya maka semakin cerah dan muncul variasi-variasi gres dari warna tersebut.
Seangkan L pada selesai kependekan HSL mengatakan makna Lightness atau tingkat kecerahan

Keuntungan model pewarnaan ini yakni terdapat warna-warna yang sama dengan yang ditangkap oleh indra manusia. Sedangkan warna yang dibuat model lain ibarat RGB , CYMK merupakan hasil adonan dari warna-warna primer yang umumnya terdapat warna yang sukar ditangkap oleh mata.

HSL dan HSV keduanya yakni geometri silindris, dengan warna, dimensi sudutnya, dimulai dari primer merah pada suhu 0 °, melewati primer hijau pada 120 ° dan primer biru pada 240 °, dan kemudian membungkus kembali ke merah pada suhu 360 °. Pada masing-masing geometri, sumbu vertikal tengah terdiri dari warna netral, achromatic, atau abu-abu, mulai dari hitam pada tingkat ringan 0 atau nilai 0, pecahan bawah, hingga putih pada tingkat ringan 1 atau nilai 1, pecahan atas.

Kedua geometri didalamnya merupakan warna primer dan sekunder aditif (campuran warna merah, kuning, hijau, cyan, biru dan magenta) dan linier antara pasangan yang berdekatan, kadang disebut warna murni, disusun di sekitar tepi luar silinder dengan saturasi 1. Warna jenuh ini mempunyai tingkat ringan ½ pada HSL, sedangkan pada HSV mereka mempunyai nilai 1. Pada HSL, saturasi juga tidak berubah dengan pewarnaan dengan warna putih, dan hanya adonan dengan warna hitam dan putih yang  mempunyai kejenuhan kurang dari 1. Karena model pewarnaan memakai bentuk memakai grafik kerucut ibarat itu dengan hue dimensi, kroma. Maka nilai HSV sering disebut “Model Hexcone” sementara HSL sering disebut “Model Bi-Hexcone”

Catatan Penting Tentang Manajemen Warna
Tidak semua warna diciptakan sama! Jika Anda menyimpan JPEG sebagai CMYK, itu tidak akan menghasilkan warna yang sama di layar Anda sebagai RGB. Demikian juga, RGB tidak akan menghasilkan sama dengan CMYK. Bahkan printer CMYK tidak semua mencetak warna yang sama persis, walaupun dengan file yang sama, kesannya sanggup berbeda. masing-masing merek mempunyai outputnya sendiri (oleh lantaran itu perlu adanya konfirmasi dari warna Pantone). Menggunakan banyak sekali macam instruksi warna yang berbeda Anda akan sanggup memastikan konsistensi dan kualitas di antara semua materi Anda. Itulah pentingnya anda memahami penggunaan masing-masing instruksi (model) warna.

Sekian dari aku kita lanjutkan di artikel pecahan dua dari tema pewarnaan. Tentang gradasi warna.

Daftar Pustaka
  1. Ruang Warna Hue Saturation Value (HSV) serta Proses Konversinya. Tersedia Online. Diakses 05-11-17 Pukul 20.10 WIB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *