Membuat Petunjuk Pemakaian Sebuah Benda Elektronik

By | Februari 4, 2018
Cara menciptakan Petunjuk penggunaan peralatan elektronik Membuat Petunjuk Pemakaian Sebuah Benda Elektronik
Petunjuk Penggunaan Peralatan Elektronik

Pengantar Singkat

Pada Kisi-kisi USBN SD Tahun 2018 dalam pelajaran Bahasa Indonesia. Kita akan disuguhkan dengan sebuah materi gres yaitu penggunaan petunjuk pemakaian sebuah benda elektronik. Materi ini bisa dianggap sebagai poin gres sebab, materi ini hadir pada bentuk soal uraian. Mengingat beberapa tahun sebelum-sebelumnya USBN SD (mate pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika dan IPA) tidak dimukan soal dalam bentuk urian.
Lalu bagaimanakah cara menciptakan paragraf wacana petunjuk pemakaian sebuah benda?
Kami akan menyajikan poin-poin kunci yang bisa menjadi penjelas, sehingga ketika kita akan menciptakan paragraf yang berisi petunjuk pemakian sebuah benda elektroink menjadi lebih mudah.
  1. Tuliskan secara urut dan sesuai dengan yang akan dilakukan, bila perlu tambah dengan penomoran pada setiap langkah
  2. Tulis petunjuk secara rinci dan beri keterangan secara lengkap serta terang yang berkaitan dengan hal yang akan digunakan
  3. Tuliskan hal-hal yang harus dihindari (tidak boleh dilakukan), yang apabila dilakukan sanggup menjadikan pengaruh negatif
  4. Menggunakan bahasa yang singkat, terang dan komunikatif (mudah dipahami)
  5. Apabila dibutuhkan sanggup disertakan ilustrasi pendukung menyerupai gambar dan sebagainya.
Saya harap anda terang dalam memahami poin-poin diatas. Berdasarkan klarifikasi diatas kita sanggup menarik poin-poin penting sebagai berikut:

  • Petunjuk pemakaian yang akan kita buat yaitu petunjuk yang berkaitan dengan perangkat elektronik. Sebaiknya, kita perlu menawarkan langkah awal berupa cara menyalakan benda elektronik tersebut atau menyiapkan perlengkapan yang diperlukan.
  • Alat elektronik yaitu alat yang bekerjanya membutuhkan sumber aliran tenaga listrik, sehingga baiknya kita awali dengan menyumbangkan alat yang akan kita pakai ke sumber listrik yang digunakan.
  • Jangan lupa untuk selalu mencantumkan hal-hal yang harus dihindari ketika penggunaan alat elektronik sehingga tidak menjadikan dampak yang berbahaya (negatif)
Contoh-contoh petunjuk penggunaan benda elektronik.
A. Petunjuk Penggunaan Setrika Listrik

  1. Siapkan daerah untuk menyetrika, dan daerah meletakkan setrika
  2. Masukkan stekker kedalam stop kontak. Perhatikan lampu indikator, jikalau menyala artinya setrika sudah teraliri listrik
  3. Atur suhu sesuai jenis materi yang akan disetrika dengan cara memutar pengatur suhu.
  4. Tunggu hingga lampu indikator padam, yang memperlihatkan suhu sudah sesuai jenis kain.
  5. Gunakan setrika secara hati-hati supaya tidak membahayakan keselamatan
  6. Jauhkan dari jangkauan anak-anak
  7. Jika sudah selesai digunakan, putar kembali pengatur suhu ke paling rendah.
  8. Matikkan strika dengan mencabut stekker dari stopkontak.
B. Petunjuk pemakian Kipas Angin Listrik
  1. Letakkan kipas angin pada posisi yang dikehendaki
  2. Masukkan stekker kipas angin kedalam stop kontak
  3. Nyalakkan kipas angin dengan cara memutar pengatur kecepatan baling-baling ke kecepatan yang di inginkan (biasanya berbentuk nomor 1, 2, 3)
  4. Jangan memasukkan benda apapun atau jari tangan kedalam baling-baling kipas
  5. Jauhkan dari jangkauan anak-anak
  6. Jika menghendaki kepala kipas berputar kekiri dan kekanan, tarik tuas pengatutnya di belakang baling-baling kipas ke atas
  7. Jika menghendaki kepala kipas tetap pada posisi maka tekan tuas pengontrolny kebawah
  8. Jika sudah selesai dipakai matikan kipas dengan cara memutar pengatur kecepatan baling-baling ke arah OFF
  9. Setelah kipas berhenti cabut stekker kipas dari stopkontak

C. Petunjuk pemakaian blander

  1. Temlatkan blander di daerah yang rata dan kokoh
  2. Setelah stekker blander tersambung dengan stop kontak (sumber listrik) maka blander siap digunakan
  3. Tutup epilog wadahnya ketika hendah memulai memakai blander (terlebih dahulu masukkan bahan-bahan yang diperlukan)
  4. Pilih kecepatan putaran pisau dengan menekan tombol 1, 2, 3 sesuai kebutuhan (Hendaknya kecepatan pisau dimulai dari yang terendah)
  5. Jangan memasukkan benda apapun ketika pisau blander sedang berputar
  6. Jauhkan dari jangkauan anak-anak
  7. Selesai dipakai cabut stekker blander dari stop kontak
Kesimpulan
Membuat sebuah petunjuk pemakian harus runtut dan selalu memperhatikan faktor keselamatan pemakainya. Adanya petunjuk pemakaian diharapkan pengguna sanggup memakai alat elektronik tersebut dengan benar, sehingga alat elektronik tersebut menjadi lebih infinit dan tahan usang lantaran sesuai dengan mekanisme standar dari pembuatnya.
Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *