Makan Malam Penyebab Gemuk? Mitos Atau Fakta!!

By | Februari 14, 2020
makan malam diatas jam 19.00
Setiap orang menginginkan memiliki tubuh yang sehat, dan juga tidak lupa menginginkan berat tubuh yang ideal. Setiap orang gemuk pastinya tidak merasa nyaman

jikalau melaksanakan acara apapun. Setiap individu yang sedang menjalankan acara diet, umumnya menyantap masakan di atas jam 19.00 yakni merupakan suatu Pantangan yang harus dilakukan. Bahkan makan malam kerap dianggap sebagai penyebab naiknya berat badan. Apakah benar demikian?

Dikutip dari KlikDokter, dr. Reza Fahlevi memberikan bahwa kegemukan dapat disebabkan oleh beberapa hal, girls! Mulai dari genetik, hormonal, pengaturan teladan makan, acara fisik, teladan tidur, kebiasaan sehari-hari dan masih banyak lainnya.
Dapat kita telaah dari ilmu kesehatan, kondisi kegemukan dijelaskan dalam teori keseimbangan energi. Terjadinya kegemukan dikarenakan energi yang masuk ke dalam tubuh lebih besar/lebih banyak dibandingkan yang dikeluarkan. Trus kenapa ada mitos yang menyampaikan bahwa makan malam dapat bikin gemuk seseorang.??
Seperti yang sudah disebutkan diatas, kegemukan terjadi lantaran asupan masakan melebihin kebutuhan energi tubuh yang keluar. Sementara teori jam 19.00 dapat dikatikan dengan sikap hidup seseorang, terutama di Indonesia. Setiap orang Indonesia rata-rata diatas jam 19.00 tidak melaksanakan acara yang memakai energi besar. 
Contoh saat kita ngemil pada waktu malam hari sambil nonton televisi, pastinya kita tidak mengeluarkan energi yang besar untuk melihat televisi, namun kita memasukkan asupan masakan yang berlebih dengan ngemil. Sehingga jikalau dilakukan secara terus menerus, maka akan terjadilah ketidak seimbangan energi dan pada karenanya terjadi kegemukan.

Terima kasih telah mampir di blog kami, biar bermanfaat dan dapat menambah wawasan perihal mitos makan diatas jam 19.00.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *