Macam-Macam Peer Review Dalam Jurnal

By | Februari 14, 2020

1. Single Blind Peer Review
Penulis tidak mengetahui siapa yang akan direview. Tetapi Reviewer
mengetahui identitas penulis ketika mereka memutuskan untuk menerima
atau menolak dokumen melalui proses review.

2. Double Blind Peer Review
Editor jurnal tidak mengungkap identitas reviewer kepada penulis maupun sebaliknya,
jadi, kedua belah pihak tidak mengetahui identitas masing-masing. Semua indikator
terkait identitas menyerupai nama, afiiasi dan yang lainnya akan dihapus.

3. Open Peer Review
Baik penulis dan reviewer saling mengetahui identitas masing-masing. Sistem ini
mengijinkan reviewer mengomentari balasan penulis terkait artikel mereka
yang akan diterbitkan.

4. Collaborative Peer Review
Review jenis ini dilaksakan pada jurnal yang menyiapkan reviewer dan penulis untuk
sanggup melaksanakan diskusi terkait dengan perbaikan artikel. Seringkali, identitas
reviewer disamarkan kepada penulis tetapi kemungkinan disampaikan pada saat
artikel diterbitkan.

5. Third-party Peer Review
Artikel penulis direview oleh layanan reviewer berdikari sebelum penulis memasukan
artikel ke jurnal manapun. sesuai dengan hasil review, penulis sanggup memutuskan
untuk memasukkan artikel ke jurnal pilihan.

6. Post-publication Peer Review
Jurnal menyiapkan semacam wadah untuk lembaga diskusi paska publikasi untuk dapat
dikomentari. Setelah artikel yang diterbitkan tersedia dalam platform tersebut,
siapapun sanggup membaca, melihat dan menunjukkan komentar terkait artikel tersebut.

7. Cascading Peer Review
Pada dikala artikel ditolak paska review alasannya ialah bukan prioritas utama jurnal pada
dikala itu atau tidak menariknya artikel kepada pembaca jurnal, pihak jurnal dapat
menyarankan bahwa penulis sanggup mensubmit artikelnya ke jurnal lain yang di review.
Seringkali, jurnal gres yang disubmit sesuai dengan kebutuhan penerbit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *