Kasus Pemotongan Ongkir Via Sicepat Tokopedia Harga Faktual Lebih Tinggi Dari Invoice

By | Oktober 11, 2020

Masalah seputar “SiCepat on demand delivery settlement” hingga kini (Oktober 2020) sering terjadi di lembaga diskusi Keluarga Tokopedia. Yaitu, biaya kirim tidak cocok invoice dengan berat timbangan/volume di SiCepat sehingga dilaksanakan pemotongan lagi setelah transaksi selesai.

Berikut ini pola problem dan penyelesaian yang Elppas rangkum di group Keluarga Tokopedia:

Masalah:

Selamat malam suhu,
Ini untuk meyakinkan saya, bener ya ,dr transaksi ini saya ga dpat apa2,malahan nombok😊? Pengiriman ke wilayah Luwu Timur.Sebelum di pick up, sy timbang beratnya kurang lebih 2 kilo an, tpi menurut si cepat sampe 5kg.
Untuk ke depannya untuk persiapan perbedaan berat brg di inv dgn nyata ,apa saja yg hrs diperhatikan. Terima kasih

 

Hubungi customer service Sicepat, tiba eksklusif atau via chat WA/Line untuk minta bukti foto di saat penimbangan, sebab SiCepat lazimnya menggunakan dokumentasi foto di saat dilaksanakan penimbangan.
  • Setelah sanggup barang bukti bahwa SiCepat yang salah, eksklusif hubungi customer service Tokopedia untuk memperbaiki kesalahan tersebut.
  • Di beberapa problem seumpama ini ada yang eksklusif diganti selisihnya oleh SiCepat, ada juga yang diganti lewat prosedur Tokopedia, jadi si pihak Tokopedia nanti yang hendak menelusuri kesalahannya, cuma saja waktunya yang cukup panjang sanggup 1-2 minggu. 

    Intinya, kalau memang Anda yang salah, perbaiki cara menjumlah berat dan pengepackan. Jika Anda percaya SiCepat/Tokopedia yang salah, ya tinggal komplain saja dengan menambahkan bukti-buktinya.

    Tips:

    Biasanya hal ini terjadi pada paket berskala besar. Sebelum kirim, tetapkan anda tulis berat dalam kg dan ukuran volume di paket Anda.

    ===

    Beberapa komentar yang mungkin bermanfaat: 

    Opini 1:

    Saya mau sharing sedikit pengalaman yang seumpama soal kena bayar Ongkir lebih tinggi dari Aktual model Sicepat. 

    Paket yang saya kirim 3 lembar kaos dalam lelaki seberat total 600 gram max. Dan klaim Sicepat beratnya yakni 1.6 kg. Akibatnya saya kena perhiasan ongkir sebesar 1 kg atau 53 rb sebab ini kiriman ke Riau.

     Merasa ini tidak benar, saya olok-olokan komplain ke tokopedia. Dengan cara masuk ke Tokopedia Care dan gunakan suguhan Live Chat. Ajukan komplain berikut bukti berupa foto invoice barangnya. 

    Oh ya secara offline saya juga hubungi eksklusif gerai tempat paket didrop (karena toko saya menggunakan tata cara pickup oleh kurir jadi penimbangan barang dilaksanakan di kantor kurir). 

    Saya minta isu tentang hasil timbangan di kantor sicepat dan memang terbukti berat paket saya hanyalah 350 gram namun input ke sistemnya somehow menjadi 1.6 kg. 

    Jadi setiap paket ada foto timbangan dari kantor sicepat. Syukur alhamdulilah problem ini sanggup dituntaskan pada tanggal 2 Okt, dimana pihak tokopedia menginfokan pada saya tentang kesalahan dari pihak sicepat. 

    Saya harap sharing ini memiliki faedah bagi rekan2 seller yang mengalami problem sama atau yang selama ini belum tau ada pemotongan sepihak soal ongkir.

    Opini 2:

    Solusinya… Tdk mengambil pilihan pick up.
    Saya amati rekan rekan yang mengalami keistimewaan berat nyata nyaris semua sebab pilihan pick up.
    Saya sering pake si cepat namun saya antar eksklusif ke kantor si cepat, dan hingga di saat ini belom pernah keistimewaan berat aktual.

    Opini 3:

    Sudah…sering sicepot copet mark up ongkir…saya sudah non aktifkan sicepot…hanya di oren masih aktif karna belom kena copet 😁😁😁

     ===

    Kasus sejenis lain yang aneh:

    Kasus ini aneh, ada lucu2 sedikit…
    1. Berat barang orisinil 1.4Kg, sebab pakingnya besar maka seller sudah markup sebgai volume dengan dimensi 63x15x14 sehingga diperkirakan masuk volume setara berat 2,2 Kg kemudian markup beratnya menjadi 3 Kg.
    2. Ongkos kirim dari jakarta ke sungai raya, kabupaten kubu raya yakni Rp. 41.000/Kg jadi total ongkir sesuai invoice yakni 3Kg x Rp. 41.000 = Rp. 123.000
    3. Hasil penimbangan di gerai si copet ternyata tertera 4.35Kg (sesuai SS yg diperoleh TS dari gerai tersebut), kemudian di historis penghasilan tertera bahwa berat yg dilaporkan oleh si copet ke tokopedia yakni 4.45Kg (sesuai gambar yg tertera SS dari status TS), berat ini tetap masuk dalam katagori 5 Kg.
    4. Berdasarkan estimasi bahwa ada selisih berat menjadi 5Kg maka harusnya onos kirimnya yakni 5Kg x Rp. 41000 =Rp. 205000, namun dikomplen menjadi 305000 oleh tokopedia sehingga ongkir per Kg yakni Rp. 61000. Hasil pencarian cek tarif si copet ke sungai raya di kab kubu raya dari jakarta yakni Rp. 41000. Ada selisih Rp. 20000 per Kg nya entah apa penyebabnya.
    5. Pemotongan ongkir terjadi dua kali yakni yg pertama Rp. 56.550 dan yg kedua Rp. 248.450, ini sangat lucu nyaris seumpama anak Taman Kanak-kanak yg sedang menuntut ilmu pakai kalkulator.
    Kesimpulannya seller mesti aktif melacak ini, pertama menjelaskan bahwa beratnya yg ditimbang sesuai SS gerai si copet yakni keliru, KEDUA ongkir per Kg yg Rp. 61000 juga keliru. Selamat berjuang gaaannn 😃

    Semoga bermanfaat!

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.