Hal-Hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Berkemah

By | Mei 17, 2012
Perlengkapan kemah dan hal penting lainnya Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam berkemah
Hal-hal yang diperhatikan ketika berkemah

Ketika anda membuka artikel wacana perlengkapan yang harus dibawa dalam perkemahan. Tentuh anda pernah membaca dongeng aku ketika KMD dulu. Yaa… Betul ketika banyak yang panik akhir hujan. Saya justru tenang-tenang saja.

Kenapa sanggup begitu?
Jawabannya singkat. Karena aku memperhatikan kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi ketika kita sedang berkemah (management trainmen ketika berkemah). Berikut ini yaitu sasalah satu referensi dari hal apa saja yang perlu diperhatikan ketika berkemah.
Hal-Hal yang perlu diperhatikan antara lain :
a. Memilih daerah yang baik :
  1. Mempunyai pemandangan yang bagus.
  2. Cukup banyak air untuk mandi, keperluan dapur dan minung.
  3. Tidak terlalu jauh dari desa/kampung, pasar, tanah lapangan dan jalan besar.
  4. Ada daerah yang teduh untuk memasak dan menyimpan banyak materi bakar/kayu (biasanya dipakai untuk persiapan api unggun).
  5. Tempat itu harus kondusif dan tenang, tidak ada hewan buas.
b. Hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum berkemah :
  1. Kondisi tubuh yang baik.
  2. Surat ijin dari orang tua.
  3. Surat keterangan perjalanan ( dari Gudep/Kwarcab ).
  4. Menjaga kode kehormatan Gerakan Pramuka.
c. Hal-hal yang perlu diperhatikan pada waktu datang di perkemahan :
  1. Lapor kepada pejabat/kepala kampung terdekat.
  2. Bekerja berdasarkan tugasbnya masing-masing (mendirikan tenda,masak dll).
  3. Berkenalan dengan penduduk sekitar perkemahan (beramah tamah), mengetahui etika istiadat setempat.
  4. Selalu berpegang teguh pada : disiplin, kerapian, sopan santun.

d. Selama berada di perkemahan :
  1. Melaksanakan program yang telah disusun sebelumnya, biasanya dengan bentuk kegiatan-kegiatan yang dilombakan
  2. Kerja bakti atau bakti sosial.
  3. Wide game (mencari jejak)
  4. Api unggun.
e.  Hal-hal yang penting lainnya :
  1. Dalam keadaan demam isu hujan tenda harus rangkap dua.
  2. Galilah fatwa air di sekeliling tenda.
  3. Tiap pagi tenda harus dibuka, supaya udara masuk ke dalam tenda.
  4. Jangan berkemah di hutan yang tidak ada sinar matahari alasannya yaitu lembab.
  5. Perhatikan keadaan : cuaca, arah angin, pohon yang lapuk, tebing dan bahaya  banjir.
  6. Peliharalah kesehatan, kebersihan dan makanan.
  7. Tenda harus dipasang berdasarkan arah angin. Kaprikornus angin harus bertiup dari arah belakang tenda.
  8. Tenda dipasang di daerah yang agak miring letaknya, supaya jikalau hujan air sanggup mengalir.
  9. Membungkus seluruh barang yang ada di tas dengan kantong plastik, dan mengumpulkan barang-barang yang kecil menjadi satu (misal : obat, permen, dll)
f. Waktu meninggalkan daerah berkemah :
  1. Lapor kepada pejabat/kepala kampung terdekat
  2. Memeriksa alat-alat yang sudah dikumpulkan, diadaptasi dengan catatan sebelumnya. (biasanya pasak-pasak tenda banyak yang hilang ketika aktivitas perkemahan selesai)
  3. Bersihkan daerah berkemah sehingga tidak meninggalkan bekas. (pengaplikasian dari kode moral gerakan pramuka, wacana cinta alam dan kasih sayang)


Hal diatas merupakan bentuk management trainmen dalam aktivitas perkemahan khusunya pada perkemahan pramuka. Semoga dengan memperhatikan hal-hal tersebut sanggup menciptakan pekemahan kita semakin lancar dan kita lebih sanggup menikmati kegiatan alam terbuka yang dilaksanakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *