Hakikat Dan Ciri-Ciri Belajar

By | Mei 9, 2012
memahami hakikat berguru dan ciri berguru Hakikat dan Ciri-ciri Belajar
Hakikat berguru dan Ciri Belajar


Bagaimana Hakikat berguru mengajar atau tujuan berguru mengajar??

Untuk menjawab pertanyaan tersebut kita harus mengetahui hakikat berguru dan hakikat mengajar.
Hakikat berguru yakni acara yang mengharapkan perubahan tingkah laris (behavioral change) pada individu yang belajar. sedang hakikat mengajar yakni membantu akseptor didik memperoleh informasi, ide, keterampilan, nilai, cara berfikir, sarana untuk mengekspresikan dirinya, dan cara-cara berguru bagaimana belajar.
Anak didik itu apa?
Anak didik yakni sebagai subjek dan sebagai objek dari kegiatan pengajaran alasannya yakni itu, inti proses pengajaran tidak lain yakni kegiatan berguru anak didik dalam mencapai suatu tujuan pengajaran.
Pendidik?
Pendidik yakni seseorang yang melaksanakan kegiatan dalam menunjukkan pengetahuan, keterampilan, pengalaman dan sebagainya. Secara luas pendidik merupakan profesi atau keahlian tertentu yang menempel pada seseorang yang tugasnya berkaitan dengan forum pendidikan dimana dalam pendidikan terdapat proses berguru mengajar atau pengajaran. Pendidik bukan hanya seorang guru saja. Pendidik sanggup dari orang tua, tokoh masyarakat, dan lain-lain.
Lalu. Bagaimana ciri-ciri belajar??
Ciri-ciri berguru berdasarkan Edi Suardi sebagai berikut :

  1. Belajar mengajar mempunyai tujuan.
    Tidak hal yang dilakukan tanpa mempunyai tujuan, begitu pula dengan berguru yakni untuk membentuk anak didik dalam suatu perkembangan tertentu. Inilah yang dimaksud dengan kegiatan berguru mengajar itu sadar akan tujuan, dengan menempatkan anak didik sebagai sentra perhatian.
  2. Ada suatu proses (jalannya interaksi) yang direncanakan, di desain untuk mencapai secara optimal.
    Selain mempunyai tujuan berguru juga mempunyai ciri suatu kegiatan yang direncanakan maka dalam melaksanakan interaksi perlu ada prosedur, atau langkah-langkah sistematik dan relevan.
  3. Kegiatan berguru mengajar ditandai dengan satu pengharapan materi yang harus di desain sedemikian rupa, sehingga cocok untuk mencapai tujuan.
  4. Ditandai dengan acara anak didik. Sebagai konsekuensi.
    Bahwa anak didik merupakan syarat untuk bagi berlangsungnya kegiatan berguru mengajar.
  5. Dalam kegiatan berguru mengajar.
    Guru berperan sebagai pembimbing. Dalam kiprahnya sebagai pembimbing, guru harus berusaha menghidupkan dan memberi motivasi, supaya terjadi proses interaksi yang kondusif.
  6. Dalam kegiatan berguru mengajar membutuhkan dispilin.
    Disiplin dalam kegiatan berguru mengajar ini diartikan sebagai suatu contoh tingkah laris yang diatur sedemikian rupa berdasarkan ketentuan yang sudah ditaati oleh pihak guru maupun anak didik dengan sadar.
  7. Ada batas waktu.
    Untuk mencapai tujuan pembelajaran tertentu dalam sistem berkelas (kelompok anak didik), batas waktu menjadi salah satu ciri yang tidak sanggup ditingkatkan. Setiap tujuan akan diberi waktu tertentu, kapan tujuan itu sudah harus tercapai.
  8. Evaluasi. Dari seluruh kegiatan diatas.
    masalah penilaian bab penting yang tidak sanggup diabaikan, sehabis guru melaksanakan kegiatan berguru mengajar. Evaluasi harus guru lakukan untuk mengetahui tercapai tidaknya tujuan pengajaran yang telah dilakukan.
Kesimpulan
Diatas yakni Hakikat (tujuan) Belajar dan Ciri berguru berdasarkan ahli. semoga sanggup membantu dan menambah wawasan kita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *