Api Unggun Sebagai Sarana Pendidikan

By | April 21, 2012
 Sejak zaman dahulu nenek moyang kita tidak akan pernah melupakan api unggun sebagai pengh Api Unggun Sebagai Sarana Pendidikan
Api unggun

Sejak zaman dahulu nenek moyang kita tidak akan pernah melupakan api unggun sebagai penghangat tubuh dan pengusir hewan buas. Disamping itu api unggun juga mempunyai kegunaan sebagai media pertemuan untuk musyawarah, menghakimi pelanggaran, bergembira, pesta dan Pembinaan.

Cara berapi unggun nenek moyang kita itu perlu ditumbuh kembangkan dalam kegiatan Kepramukaan sebagai alat pendidikan. Bahan yang diharapkan dalam api unggun yaitu kayu. Api unggun dalam pramuka merupakan salah satu bentuk kegiatan dialam terbuka khususnya pada malam hari. Api unggun sebagai kegiatan dialam terbuka sanggup berbagi aspek-aspek kejiwaan pada akseptor didik, sehingga sempurna kiranya bila dikatakan bahwa api unggun merupakan suatu alat pendidikan.

Api unggun bukan sebagai alat penyembahan atau untuk disembah. pandangan itu tidak sesuai dengan nilai-nilai yang ditanamkan dalam dasa dharma pramuka kesatu yakni “Takwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa”. Nilai pada dasa dharma pertama terang menggambarkan bahwa api unggun bukan sebagai alat untuk disembah oleh pramuka. namun, didalamnya terdapat aneka macam macam nilai-nilai yang ditanamkan. mengusut metode pengajaran pramuka yang salah satu isinya menggambarkan bahwa kegiatan kepramukaan dilakukan dialam bebas.

Hal-hal yang perlu diketahui dalam api unggun.
  1. Tempat api, unggun berbentuk lingkarangan besar, api terletak ditengah 
  2.  Biadanya diadakan atraksi-atraksi pendek dan tegas dengan alat seadanya
  3. Tidak diperkenankan gaduh mengeluarkan yel-yel, bilamana ada regu yang sedang mempertujukan atrasi-atarksi. 
  4. Api unggun bukan daerah tontonan, tetapi semua harus ikut berganti-ganti mengisi acara.

Api unggun sanggup diikuti oleh pramuka penggalang, penegak dan pandega. Pramuka siaga tidak diperkenankan mengadakan kegiatan Api unggun, sebab :
  1. Cuaca malam hari di alam terbuka sangat rawan bagi kesehatan anak usia siaga
  2. Anak usia siaga belum bisa mengendalikan diri sehingga sangat menghawatirkan bila mngikuti Api unggun.
  3. Kegiatan pengganti api unggun untuk siaga sanggup dilaksanakan pada siang hari dalam bentuk peseta siaga, panggung gembira, gerak, lagu dan sebagainya

Nilai pendidikan dari api unggun diantaranya :
  1. Mempererat persaudaraan
  2. Memupuk kolaborasi (gotong royong)
  3. Menambah rasa keberanian dan kepercayaan diri
  4. Membuat suasana besar hati dan kebebasan
  5. Mengembangkan talenta dan kreatifitas
  6. Memupuk disiplin bagi pelaku dan penonton
Nilai-nilai diatas terang sangat besar manfaatnya. Teraplikasikan dalam kegiatan api unggun dari mulai persiapan pembuatan api unggun sampai ke pertunjukan-pertunjukan yang ditampilkan sehabis api unggun.

Untuk macam-macam bentuk api unggun bisa dilihat disini…..

================================
Referensi materi merupkan hasil final materi Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) wacana Api Unggun sebagai Alat Pendidikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *