7 Kiat Sukses Menghadapi Ujian

By | Agustus 24, 2017
 Hidup insan memang penuh dengan ujian 7 Kiat Sukses Menghadapi Ujian
Kiat menghadapi ujian/ulangan


Prolog

Hidup insan memang penuh dengan ujian. Bahkan dari mulai lahir hingga kini anda membuka blog ini pun anda niscaya sedang ialah problem sehingga anda tercyiduk kedalam laman ini dan mulai membaca segala isinya. Ujian memang kerap menjadi momok bagi sebagian orang yang bisa dikatakan “bermasalah” dalam menghadapinya.
Kita akan eksklusif masuk kedalam inti pembahasan kita bahwa yang akan kami bahas disini ialah ujian di sekolah, atau di segala tempat. Memang benar kalau sudah banyak yang membahas perihal ujian di website lain, dan tak tahu kenapa kami pun ingin membahasnya. Perlu digarisbawahi bahwa kami membahas ini bukan bermaksud menyamai dengan blog lain. Kami punya alasan membahas ini untuk menunjang artikel-artikel selanjutnya yang akan kami terbitkan dalam waktu-waktu kedepan.
Permasalahan
Mungkin insan bisa berguru dengan kemampuan yang dimiliki hingga pada limitnya sehingga ia bisa menjadi orang yang paling pintar, paling cerdas, paling pandai. mantap!.
Berikut akan kami bahas kita-kita dalam menghadapi ujian di sekolah. Meliputi : Ulangan Harian, Ulangan Tengah Semester, Ulangan Akhir Semester dan Ujian Kenaikan Kelas (atau Ujian Nasional).

Kiat-kiat sebelum menghadapi ulangan atau ujian :
1. Berdoa Pada Tuhan Yang Maha Esa
Sebagai warga negara Indonesia kita juga harus tahu bahwa suara pancasila sila pertama ialah Ketuhanan Yang Maha Esa artinya menurut saya, kita sebagai warga negara Indonesia harus percaya pada Tuhan yang mempunyai kekuatan melebihi kehendak manusia. Sehingga, segala sesuatu yang kita lakukan diawali dengan berdoa terlebih dahulu memohon kepada-Nya, biar segala sesuatu yang akan kita lewati bisa lancar dan diberi fasilitas serta keberkahan. Amin.
2. Luruskan Niat
Meluruskan niat dalam menghadapi ujian atau tes atau ulangan sangat diharapkan terlebih kalau anda ialah seseorang yang masih sering dibayang-bayangi oleh rasa takut dan rasa gelisah, ketika akan belajar. Misal : Baru buka buku sudah menguap (itu-kan bisa membuat suasana berguru jadi tidak asik). Maka meluruskan niat sangat diharapkan dalam hal ini. Luruskan niat bahwa kita akan berguru sehingga memperbaiki kualitas diri.
3. Belajar
Langkah ketiga sesudah dua langkah diatas terpenuhi ialah belajar. Tanpa berguru semua akan sia-sia dan tanpa berguru menyerupai kata anda ingin makan tapi anda tidak mau bergerak. Lalu apakah anda akan bisa mencicipi nikmatnya kenyang?? (tidak mungkin) Jelas berguru merupakan pilar utama dalam mempersiapkan ulangan.
4. Belajar bahan yang dianggap sulit
Belajar bahan yang dianggap sulit bisa mempermudah kita dalam berguru mempersiapkan ulangan. Sebab, setiap orang mempunyai pelajaran yang sulit sendiri-sendiri. Walaupun, mungkin secara umum banyak menganggap matematika merupakan pelajaran tersulit. tetapi banyak pula yang menganggap Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) menjadi Pelajaran tersulit. Malah ada yang menganggap Bahasa Indonesia menjadi pelajaran tersulit. atau Pendidikan Kewarganegaraan? atau malah Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) malah justru menjadi itulah pentingnya membuat sebuah jurnal dalam berguru sehingga bisa memetakan pelajaran yang dianggap sulit.
5. Cari Referensi atau Guru
Perkembangan zaman kini mencari tumpuan atau buku tinggal bermodal klik dan bisa diakses dengan gampang melalui perangkat yang anda pegang (smartphone/tablet) Jika belum punya, bisa pinjam dulu sebentar di warnet terdekat (tentu dengan biaya yang sudah ditetapkan). Jika dirasa belum juga mengalami kejelasan anda bisa juga mencari Guru atau pun Tutor yang bisa membimbing anda untuk menuntaskan problem tersebut.
6. Berbuat Baik dengan Guru dan Teman

Sebuah hal yang kadang menjadi suatu yang menghambat ialah tingkah laris (akhlak) kita dalam pergaulan. Akhlak yang kurang baik akan membuat sebuah lingkungan yang jelek. Setidaknya kalau anda berbuat baik pada Guru dan Teman anda akan semakin gampang mendapat sebuah solusi dari soal-soal yang anda anggap sulit dan tentu dengan etika yang baik pada diri anda orang lain tidak akan sungkan-sungkan untuk mengajari anda. Selain itu meminta doa dari orang bau tanah dan guru bisa menjadi jalan fasilitas dikala menghadapi ulangan.

7. Persiapkan diri dan alat anda semaksimal mungkin

Persiapan yang baik akan mengakibatkan kita siap disegala kondisi dan disegala model soal, persiapan yang baik pula akan membuat kita menjadi sedikit hening dan menghilangkan rasa was-was. Ingat yang disiapkan jangan cuma alat dikala akan menghadapi ulangan saja, tetapi anda juga harus menyiapkan kondisi tubuh biar tetap prima.
Kiat-kiat dikala Ulangan dan sesudah selesai Ulangan

1. Kerjakan dengan Teliti dan Tenang
Ingat apapun namanya ujian atau ulangan tetap, pada dasarnya ialah mengeluarkan soal-soal lampau yang pernah dipelajari, sehingga mendapat sebuah kesimpulan (kecapaian secara kognitif) dari seorang penerima didik. Oleh alasannya ialah itu, mengerjakan soal secara teliti dan hening ialah modal utama dari pada keberhasilan dikala tes atau ujian berlangsung.
2. Serahkan risikonya pada Tuhan YME
Setelah kita berusaha dengan maksimal mirip yang digambarkan pada langkah-langkah diatas maka tibalah saatnya kita menyerahkan risikonya kepada Tuhan YME, dengan cara berdoa dan memohon supaya diberi nilai yang memuaskan.

Kesimpulan
Ingat ujian ataupun tes itu semua merupakan sebuah pengulangan bahan yang sudah pernah dipelajari. Kemi tidak merekomendasikan anda untuk melaksanakan berguru dengan Sistem Kebut Semalam (SKS) Karena risikonya tentu akan tidak maksimal dan kondisi kesehatan anda yang dipertaruhkan.
Insya Allah di artikel selanjutnya kami akan banyak membahas hening materi-materi yang bisa anda ambil dari blog ini sehingga anda bisa mengakibatkan sebuah tumpuan biar anda siap dalam menghadapi ulangan khususnya di SD (SD).


Semoga bermanfaat.

Baca Juga : Terget atau cita-cita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *